Segala pengurusan perizinan tidak dikenakan biaya!, Aplikasi Siaplayani telah ready, Silahkan anda mengajukan permohonan di Siaplayani

Buka Musrenbang RKPD 2025, Pj Gubernur Sumut Pakai Baju Adat Toba, Naik Becak Bersama Bupati/Walikota

MEDAN – Ada yang unik dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025 Sumatera Utara (Sumut). Untuk menuju lokasi Musrenbang di Hotel Santika Dyandra Medan, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin yang mengenakan baju adat Toba, naik becak bersama para bupati/walikota se-Sumut.

Rombongan bergerak ke lokasi pembukaan Musrenbang dari Rumah Dinas Gubernur yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan. Becak motor merupakan kendaraan khas Sumut. Oleh sebab itu, betor dipilih sebagai kendaraan yang membawa Pj Gubernur Sumut bersama rombongan.

“Becak ini kan di seluruh Sumut, rata rata punya ya, jadi ini juga kita tunjukkan pada semuanya, becak inilah kendaraan khas Sumut,” kata Hassanudin, usai pembukaan Musrenbang di Hotel Santika, Medan, Jumat (8/3).

Selain itu, becak juga merepresentasikan transportasi umum masyarakat Sumut. Becak diartikan sebagai harapan masyarakat akan pembangunan Sumut. Karena itu becak juga digunakan sebagai kendaraan yang membawa rombongan kepala daerah menuju lokasi Musrenbang.

Hassanudin pun mengharapkan, Musrenbang dapat membawa kesepahaman seluruh pemegang kebijakan di Sumut, terutama mengenai arah pembangunan yang akan dilakukan. Pembangunan Sumut tidak akan terwujud tanpa sinergi seluruh pemangku kebijakan.

“Sumut ini banyak potensinya, dari Musrenbang ini kita samakan pemahaman arah pembangunan kita, namun dengan tetap menyesuaikan potensi, kekhasan dan kebutuhan daerah masing-masing, kita ini mewujudkan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, kita menyadari pembangunan yang tersinkronisasi sangat efektif,” kata Hassanudin.

Sebelum memasuki acara Musrenbang, Pj Gubernur bersama para kepala daerah yang hadir, sarapan bersama di Aula Tengku Rizal Nurdin. Sarapan pagi sebelum pembukaan Musrenbang merupakan tradisi yang kerap dilakukan.

Sarapan pagi bersama menunjukkan kekompakan seluruh pemegang kebijakan mulai dari Gubernur hingga Bupati/Walikota se-Sumut. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho yang juga menaiki becak mengatakan, sarapan pagi bersama menunjukkan kekompakan seluruh kepala daerah yang masing-masing bertujuan menyejahterakan rakyatnya.

“Kita harapkan Musrenbang ini dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang tersinkronisasi antar daerah, sehingga pembangunan berjalan beriringan tanpa meninggalkan satu sama lain,” ujar Arief, yang saat itu mengenakan pakaian adat Melayu.