Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pasca banjir bandang yang menyebabkan pendangkalan hingga ±250 cm dan kerusakan tanggul.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memfokuskan langkah pengendalian banjir melalui pembangunan tanggul serta sabo dam di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka untuk menahan material dan menstabilkan aliran sungai agar tidak kembali meluap ke permukiman warga.
Upaya ini dibarengi penanganan tanggap darurat dan koordinasi bersama Pemkab Tapteng, termasuk sosialisasi kepada masyarakat terkait kebutuhan lahan demi percepatan pembangunan infrastruktur pengendali banjir.
Peninjauan juga dilakukan di Kecamatan Sorkam untuk melihat kondisi tanggul dan bendungan terdampak. Kegiatan diakhiri dengan berbuka puasa dan Salat Tarawih berjamaah bersama warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Pengendalian banjir bukan sekadar proyek fisik, tetapi komitmen perlindungan kawasan permukiman dan keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir Tapteng.



